Yusra Turun Gunung Bedah Krisis Pertanian Bolmong

Thursday, 7 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG — Yusra Alhabsyi memilih turun langsung menemui para petani di tiga kecamatan untuk membedah persoalan sektor pertanian yang dinilai semakin kompleks di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Agenda dialog terbuka yang digelar maraton, Kamis (7/5/2026), menjadi langkah serius Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow memetakan langsung persoalan pertanian dari lapangan, di tengah tekanan anggaran daerah akibat kebijakan nasional.

Kunjungan dimulai di Balai Pertemuan Umum Cita Waya, Desa Sinsingon Barat, Kecamatan Passi Timur, kemudian berlanjut ke Desa Bilalang III, Kecamatan Bilalang, hingga Kantor Camat Passi Barat.

Di hadapan petani, penyuluh hingga pelaku usaha tani, Yusra secara terbuka mengakui sektor pertanian tengah menghadapi tantangan berat. Persoalan yang mencuat mulai dari keterbatasan modal usaha tani, buruknya infrastruktur pertanian, distribusi hasil panen yang belum stabil, hingga rendahnya minat generasi muda masuk ke sektor pertanian.

“Pemerintah harus hadir dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar sesuai kondisi petani di lapangan,” tegas Yusra di hadapan peserta dialog.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak ingin hanya mengambil keputusan dari balik meja birokrasi tanpa melihat kondisi riil masyarakat. Karena itu, dialog langsung dengan petani dinilai penting sebelum menentukan arah kebijakan pembangunan pertanian ke depan.

Yusra juga menekankan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Bolaang Mongondow. Meski kondisi fiskal daerah tengah menghadapi tekanan, pemerintah daerah disebut tetap akan memprioritaskan program yang menyentuh langsung kebutuhan petani.

Langkah Bupati Bolmong turun langsung ke kantong-kantong pertanian dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah mulai fokus membenahi persoalan sektor pertanian secara menyeluruh, bukan sekadar menjalankan program administratif.

Selain menyerap aspirasi masyarakat, forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi terbuka antara pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan guna mencari formulasi percepatan pembangunan pertanian yang lebih tepat sasaran.

Turut mendampingi Bupati dalam agenda tersebut jajaran Forkopimcam, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bolmong, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.(Advetorial)

Berita Terkait

UAS Disambut Ribuan Jamaah, Bolmong Bidik Investor
Ratusan Siswa Meriahkan O2SN, FLS2N dan GSI Bolmong
Jalan Buntalo Mulai Diperbaiki, Harapan Petani Kembali Tumbuh
Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa
Tiga Tahun Mangkrak, RSU Dumoga Akhirnya Dibuka Yusra-Don
Yusra Temui Kejati Sulut, Bahas Keluhan Penambang di Bolmong
Bupati Yusra Turun Langsung, Petani Bolmong Dapat Solusi Nyata
Pemkab Bolmong Matangkan Penegasan Batas Desa

Berita Terkait

Friday, 22 May 2026 - 21:51

UAS Disambut Ribuan Jamaah, Bolmong Bidik Investor

Saturday, 16 May 2026 - 10:24

Ratusan Siswa Meriahkan O2SN, FLS2N dan GSI Bolmong

Wednesday, 13 May 2026 - 21:29

Jalan Buntalo Mulai Diperbaiki, Harapan Petani Kembali Tumbuh

Wednesday, 13 May 2026 - 20:04

Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa

Monday, 11 May 2026 - 20:12

Tiga Tahun Mangkrak, RSU Dumoga Akhirnya Dibuka Yusra-Don

Berita Terbaru

Bolmong

UAS Disambut Ribuan Jamaah, Bolmong Bidik Investor

Friday, 22 May 2026 - 21:51

Advetorial

Ratusan Siswa Meriahkan O2SN, FLS2N dan GSI Bolmong

Saturday, 16 May 2026 - 10:24

Advetorial

Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa

Wednesday, 13 May 2026 - 20:04