BOLMONG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam menangani persoalan sampah kembali ditegaskan langsung oleh Bupati Yusra Alhabsyi. Ia turun meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Inuai, Kecamatan Passi Barat, Kamis (26/3/2026), sebagai respons atas keluhan masyarakat yang selama ini mencuat.
Kehadiran Bupati di lokasi menjadi sinyal kuat bahwa persoalan sampah tidak lagi bisa dianggap sepele. Ia menegaskan perlunya langkah cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan agar masalah yang berdampak luas ini segera teratasi.
“Persoalan sampah ini tidak bisa ditangani setengah-setengah. Harus ada kerja cepat, kerja nyata, dan koordinasi yang kuat antar instansi. Saya ingin masalah ini segera tertangani dengan baik dan tidak berlarut-larut,” tegas Yusra di hadapan jajaran terkait.
Usai peninjauan, Dinas Lingkungan Hidup bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang langsung bergerak. Sejumlah alat berat dan armada operasional dikerahkan ke beberapa titik krusial, termasuk di RSUD Datoe Binangkang dan kawasan Pasar Ibolian yang selama ini menjadi titik penumpukan sampah.
Di lapangan, aktivitas pengangkutan berlangsung intensif. Excavator terlihat bekerja tanpa henti, sementara truk tronton dan dump truck hilir mudik mengangkut sampah. Pemerintah menargetkan pengangkutan dilakukan hingga tiga kali sehari, bahkan berlanjut hingga malam hari untuk mempercepat penanganan.
Bupati Yusra juga mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Ia menilai pengelolaan sampah yang baik bukan hanya soal estetika, tetapi berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.
“Kebersihan lingkungan adalah prioritas kami. Saya minta seluruh pihak terkait bekerja maksimal, jangan ada yang lengah. Ini menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat Bolmong,” tambahnya.
Langkah cepat ini diharapkan mampu mengurai persoalan sampah yang selama ini dikeluhkan warga, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan layak huni di Bolaang Mongondow.(Tim/RB)










