Bolaang Mongondow — Gelombang tinggi dilaporkan menerjang wilayah pesisir utara Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), tepatnya di Desa Maelang, Kecamatan Sang Tombolang, hingga mencapai badan Jalan Trans Sulawesi, Jumat malam.
Kondisi ini dipicu oleh dampak tidak langsung dari fenomena cuaca ekstrem Super Typhoon Sinlaku yang saat ini masih aktif di Samudera Pasifik. Dampaknya terasa hingga ke wilayah pesisir Bolmong dengan intensitas gelombang yang meningkat signifikan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong mengingatkan masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gelombang susulan.
“Kami menghimbau masyarakat pesisir agar tetap waspada dan siap siaga. Jika kondisi gelombang semakin meningkat dan mengancam pemukiman, segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” himbauan tertulis dari BPBD Bolmong.
BPBD juga menyampaikan bahwa kekuatan badai diperkirakan akan mulai melemah dalam dua hingga tiga hari ke depan. Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah dan terus memantau perkembangan situasi cuaca.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun warga di sekitar lokasi terdampak diminta untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.(Roni)










