BOLTIM– Tragedi berdarah di Desa Molobog, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akhirnya terungkap. Seorang mahasiswa berusia 24 tahun diamankan polisi setelah diduga menjadi pelaku penikaman yang menewaskan dua pemuda dalam insiden subuh yang menggemparkan warga.
Dua nyawa melayang dalam peristiwa yang terjadi Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 04.30 WITA. Korban Rizki Apii (22) warga Desa Molobog Barat dan Rinaldi Mokoginta (24) warga Desa Molobog sempat dilarikan untuk mendapat pertolongan medis, namun keduanya tidak berhasil diselamatkan.
Rizki Apii dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Nuangan, sementara Rinaldi Mokoginta mengembuskan napas terakhir saat perjalanan rujukan menuju RSU Pratama Porworejo.
Pengungkapan cepat dilakukan Tim Resmob Polres Boltim setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Kapolres Boltim melalui Kasat Reskrim IPTU Jerry A. Tambunan, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan penangkapan terduga pelaku berdasarkan Laporan Polisi LP/B/62/VI/2026/SPKT/POLRES BOLTIM/POLDA SULUT.
Polisi bergerak melakukan penyelidikan dengan mengamankan sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian. Empat pemuda berinisial PM alias Pijai, OS, HA, dan RM diperiksa untuk mengungkap rangkaian kejadian.
Hasil pemeriksaan akhirnya mengarah kepada PM alias Pijai Mokoagow (24), warga Desa Nuangan, sebagai pelaku utama dalam kasus tersebut.
Kepada penyidik, tersangka mengakui aksi penikaman itu dilakukan karena dipicu rasa sakit hati dan emosi setelah dirinya mengaku sebelumnya dikeroyok oleh korban bersama sejumlah rekannya.
“Pelaku sudah diamankan dan telah diserahkan ke penyidik Satreskrim Polres Boltim untuk proses hukum lebih lanjut,” kata pihak kepolisian.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang berakhir tragis. Polisi memastikan proses hukum terus berjalan, sementara motif dan seluruh rangkaian kejadian masih didalami untuk melengkapi penyidikan.
Dua pemuda telah kehilangan nyawa, satu tersangka kini berhadapan dengan hukum, dan masyarakat Boltim menanti tuntasnya pengungkapan kasus yang mengguncang Desa Molobog tersebut.(roni)










