Dua Penambang Tertimbun Longsor di PETI Bolingongot Bolmong, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini

Friday, 26 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLAANG MONGONDOW – Insiden kecelakaan kerja terjadi di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bolingongot, tepatnya di lokasi Patung, Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kamis malam (25/6/2026).

Dua orang penambang dilaporkan tertimbun material longsoran saat berada di dalam terowongan tambang. Hingga Jumat pagi, 26 Juni 2026, kedua korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan bersama masyarakat penambang.

Kedua korban diketahui masing-masing bernama Alipu (18), penambang asal Gorontalo yang berdomisili di Desa Mopait, serta Baim (18), penambang asal Desa Wineru, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolmong.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.13 WITA saat kedua korban bersama pemilik lokasi tambang, Laki Oro alias Papa Mito (56), sedang beristirahat di pos sementara yang berada di dalam terowongan atau daseng.

Saat sedang makan dan minum, tiba-tiba terjadi longsoran tanah dari bagian samping terowongan hingga menutup jalur keluar. Pemilik lokasi yang berada di bagian luar terowongan berhasil menyelamatkan diri, sementara dua korban yang berada di bagian dalam tidak sempat keluar dan tertimbun material longsoran.

Melihat kejadian tersebut, pemilik lokasi langsung meminta bantuan kepada para penambang lain yang berada di sekitar lokasi dan berupaya melaporkan kejadian kepada pihak berwajib. Namun, kendala jaringan komunikasi di area tambang membuat laporan baru diterima Bhabinkamtibmas sekitar pukul 00.25 WITA.

Mendapat informasi tersebut, Bhabinkamtibmas kemudian berkoordinasi dengan Babinsa Mopait Koramil 1303-04/Lolayan Kopda Tabah Bias untuk menuju lokasi kejadian.

Sekitar pukul 01.13 WITA, personel TNI-Polri bersama masyarakat penambang tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya evakuasi menggunakan peralatan seadanya.

Proses pencarian kemudian dihentikan sementara sekitar pukul 02.00 WITA karena keterbatasan peralatan serta kondisi penerangan yang tidak memadai di area tambang. Evakuasi kembali direncanakan dilanjutkan pada pukul 06.30 WITA.

Komandan Kodim telah memerintahkan jajaran Koramil 1303-04/Lolayan untuk memberikan bantuan dalam proses evakuasi serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Faktor keselamatan juga menjadi perhatian utama selama proses pencarian berlangsung.

Hingga saat ini, proses evakuasi terhadap dua korban masih terus dilakukan.(Roni)

Berita Terkait

Ayah Diduga Setubuhi Anak Kandung di Bolmong, Polisi Bergerak Cepat Amankan Terduga Pelaku
Sekda Bolmong Serahkan SK Plt Kepala Sekolah kepada Dua Pejabat Dinas Pendidikan
Pemkab Bolmong Sosialisasikan PBG dan SLF, Perkuat Kepastian Hukum dan Iklim Investasi
Bupati Yusra Lantik Lima Sangadi Antarwaktu di Bolmong, Tekankan Pelayanan dan Integritas
Bupati Yusra Lepas 345 Mahasiswa KKN IAIN Manado, Siap Mengabdi di 24 Desa
Recky Kaligis Bantah Terlibat PETI, Sebut Tuduhan Fitnah
Pemerintah Bolmong Teken Hibah Organisasi Keagamaan
Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Bolmong Tegaskan Sinergi dengan Polri

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 11:28

Ayah Diduga Setubuhi Anak Kandung di Bolmong, Polisi Bergerak Cepat Amankan Terduga Pelaku

Friday, 17 July 2026 - 13:21

Sekda Bolmong Serahkan SK Plt Kepala Sekolah kepada Dua Pejabat Dinas Pendidikan

Wednesday, 15 July 2026 - 20:59

Pemkab Bolmong Sosialisasikan PBG dan SLF, Perkuat Kepastian Hukum dan Iklim Investasi

Wednesday, 15 July 2026 - 16:12

Bupati Yusra Lantik Lima Sangadi Antarwaktu di Bolmong, Tekankan Pelayanan dan Integritas

Friday, 3 July 2026 - 15:13

Recky Kaligis Bantah Terlibat PETI, Sebut Tuduhan Fitnah

Berita Terbaru