Ayah Diduga Setubuhi Anak Kandung di Bolmong, Polisi Bergerak Cepat Amankan Terduga Pelaku

Friday, 24 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG– Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak kembali mengguncang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Seorang pria berinisial MYD (40), warga Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur.

Kasus memilukan ini terungkap berawal dari keresahan warga yang mencurigai gerak-gerik pelaku. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh personel Polsek Lolayan melalui serangkaian penyelidikan hingga akhirnya terduga pelaku berhasil diamankan pada Kamis (24/7/2026).

Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang, S.H., S.Th., M.A., M.Pd., membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, langkah cepat dilakukan setelah polisi memperoleh informasi awal yang mengarah pada dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak.

“Terduga pelaku berinisial MYD (40), seorang wiraswasta yang berdomisili di Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, telah kami amankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Johan Atang.

Saat dilakukan pemeriksaan badan, petugas menemukan sebilah senjata tajam jenis pisau yang diselipkan di tubuh pelaku. Senjata tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti.

Kapolsek menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal Polres Kotamobagu guna mempercepat penanganan perkara.

“Pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Lolayan. Kami juga berkoordinasi langsung dengan Satreskrim Polres Kotamobagu untuk penanganan dan proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Peristiwa yang diduga melibatkan ayah dan anak kandung tersebut sempat memicu keresahan masyarakat Desa Mopait. Demi melindungi korban yang masih di bawah umur, identitas korban tidak dipublikasikan sesuai ketentuan perlindungan anak.

Saat ini penyidik masih terus mendalami kasus, mengumpulkan alat bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh dugaan tindak pidana tersebut. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Perlu ditegaskan bahwa MYD saat ini masih berstatus sebagai terduga pelaku. Penentuan bersalah hanya dapat diputuskan melalui proses peradilan yang telah berkekuatan hukum tetap.(Ron)

Berita Terkait

Dampingi RYL di Polres Kotamobagu, Kuasa Hukum Tegaskan Punya Bukti Dugaan Pencemaran Nama Baik
Dony Lumenta Desak Pemerataan Internet, Perjuangkan Dukungan UMKM Bolmong ke BI
Konflik Tonom–Ibolian, Bupati Bolmong Pimpin Rapat Penanganan Kamtibmas
Bupati Yusra Resmikan Wisata Mariri Baru, Pemkab Bolmong Siapkan Dukungan Mulai 2027
Sekda Bolmong Hadiri Dua Tahun Gerak Nyata Pendidikan, Dukung Peningkatan Mutu Sekolah
Sekretaris Golkar Sulut ADM Temui Kader Dumoga Raya, Perkuat Soliditas dan Konsolidasi Partai
ADM Turun Gunung di Dumoga Raya, Golkar Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Bantah Klaim CIE ISTY soal Pinjaman, RYL Ungkap Bunga Rp900 Ribu per 10 Hari

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 12:31

Dampingi RYL di Polres Kotamobagu, Kuasa Hukum Tegaskan Punya Bukti Dugaan Pencemaran Nama Baik

Tuesday, 20 October 2026 - 18:01

Dony Lumenta Desak Pemerataan Internet, Perjuangkan Dukungan UMKM Bolmong ke BI

Tuesday, 20 October 2026 - 17:50

Konflik Tonom–Ibolian, Bupati Bolmong Pimpin Rapat Penanganan Kamtibmas

Tuesday, 20 October 2026 - 17:43

Bupati Yusra Resmikan Wisata Mariri Baru, Pemkab Bolmong Siapkan Dukungan Mulai 2027

Monday, 19 October 2026 - 19:10

Sekda Bolmong Hadiri Dua Tahun Gerak Nyata Pendidikan, Dukung Peningkatan Mutu Sekolah

Berita Terbaru