BOLMONG – Kebakaran hebat melanda Pasar Inobonto, Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (2/8/2026). Musibah yang terjadi sekitar pukul 14.50 WITA itu menghanguskan puluhan lapak pedagang dan sejumlah ruko dengan total kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp1,5 hingga Rp2 miliar.
Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow, sebanyak empat unit ruko, terdiri dari tiga ruko yang digunakan khusus untuk berdagang dan satu ruko yang difungsikan sebagai tempat usaha sekaligus rumah tinggal, serta 41 lapak pedagang terdampak dalam peristiwa tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik. Api dengan cepat membesar karena material bangunan yang mudah terbakar, ditambah kondisi angin kencang yang melanda wilayah pesisir utara sehingga kobaran api sulit dikendalikan.
Begitu menerima laporan dari pemerintah setempat dan masyarakat melalui Contact Center Pusdalops, BPBD Bolmong langsung mengerahkan personel TRC ke lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama Satpol PP dan Damkar Bolmong, Damkar Kota Kotamobagu, Water Cannon Brimob Inuai, serta Damkar PT Conch. Petugas gabungan juga melakukan evakuasi terhadap barang-barang dagangan yang masih dapat diselamatkan.
Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WITA. Meski demikian, petugas tetap melakukan pendinginan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api akibat tiupan angin yang masih cukup kencang.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah armada dikerahkan, terdiri dari satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Bolmong, dua unit mobil Damkar Kota Kotamobagu, satu unit mobil Water Cannon Brimob Inuai, dan satu unit mobil Damkar PT Conch. Penanganan juga melibatkan personel TNI, Polri, BPBD, Tagana Dinas Sosial, PLN, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menegaskan bahwa upaya pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap kebakaran telah dilakukan secara maksimal. Armada pemadam kebakaran telah ditempatkan di tiga titik strategis yang mencakup wilayah Passi-Lolayan, Dumoga Raya, dan Pantai Utara untuk mempercepat respons terhadap keadaan darurat. Namun, kebakaran di Pasar Inobonto merupakan musibah yang tidak dapat diprediksi.
Atas peristiwa tersebut, Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, bersama Wakil Bupati Dony Lumenta menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh pedagang dan masyarakat yang terdampak.
“Pemerintah daerah turut berduka atas musibah ini. Kami akan terus berupaya memberikan penanganan terbaik bagi para korban serta mengoordinasikan bantuan yang dibutuhkan,” ungkap Bupati.
Saat ini, pemerintah juga mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak bagi para korban, di antaranya bantuan sembako, perlengkapan tidur, serta relokasi sementara bagi para pedagang agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.(Rony)










