Yusra Temui Kejati Sulut, Bahas Keluhan Penambang di Bolmong

Friday, 8 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG,newsline.id—Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara untuk membahas keresahan masyarakat penambang tradisional di Bolaang Mongondow yang kesulitan menjual emas hasil tambang mereka.

Menurut Yusra, persoalan tersebut muncul setelah adanya operasi terhadap para pembeli emas yang membuat aktivitas jual beli hasil tambang rakyat ikut terganggu. Keluhan itu diterimanya langsung dari masyarakat saat agenda Safari Ramadan beberapa waktu lalu.

“Waktu Safari Ramadan banyak masyarakat penambang mengeluh karena pembeli emas ketakutan setelah ada operasi. Akibatnya masyarakat kesulitan menjual hasil tambang mereka,” ujar Yusra.

Kondisi itu kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Kejati Sulut guna mencari solusi agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak semakin terdampak.

“Makanya saya datang berkoordinasi. Saya sampaikan langsung kondisi masyarakat di bawah yang kesulitan menjual emas karena pembeli takut,” katanya.

Selain berkoordinasi dengan Kejati Sulut, Yusra juga melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terkait penanganan aktivitas pertambangan rakyat di daerah.

Ia menegaskan kedatangannya ke kantor aparat penegak hukum tersebut untuk menyampaikan aspirasi masyarakat penambang di Bolaang Mongondow, bukan karena menjalani pemeriksaan hukum.

“Jangan semua orang yang datang ke kejaksaan langsung dianggap bermasalah. Saya datang untuk memperjuangkan masyarakat penambang,” tegasnya.

Yusra juga mempersilakan publik untuk mengonfirmasi langsung ke pihak Kejati Sulut apabila masih meragukan tujuan kedatangannya.

“Kalau masih ragu silakan konfirmasi langsung ke Kejati. Kalau saya pernah dipanggil pasti saya sampaikan. Jadi yang benar saya yang berkunjung,” ujarnya.

Sebelumnya, foto Yusra di Kantor Kejati Sulut ramai diperbincangkan publik di media sosial karena muncul di tengah penanganan kasus dugaan korupsi dana bantuan erupsi Gunung Ruang yang kini menjadi perhatian di Sulawesi Utara.

(**)

Berita Terkait

UAS Disambut Ribuan Jamaah, Bolmong Bidik Investor
Ratusan Siswa Meriahkan O2SN, FLS2N dan GSI Bolmong
Jalan Buntalo Mulai Diperbaiki, Harapan Petani Kembali Tumbuh
Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa
Tiga Tahun Mangkrak, RSU Dumoga Akhirnya Dibuka Yusra-Don
Yusra Turun Gunung Bedah Krisis Pertanian Bolmong
Bupati Sitaro Jadi Tersangka Korupsi Dana Bencana
Bupati Yusra Turun Langsung, Petani Bolmong Dapat Solusi Nyata

Berita Terkait

Friday, 22 May 2026 - 21:51

UAS Disambut Ribuan Jamaah, Bolmong Bidik Investor

Saturday, 16 May 2026 - 10:24

Ratusan Siswa Meriahkan O2SN, FLS2N dan GSI Bolmong

Wednesday, 13 May 2026 - 21:29

Jalan Buntalo Mulai Diperbaiki, Harapan Petani Kembali Tumbuh

Wednesday, 13 May 2026 - 20:04

Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa

Monday, 11 May 2026 - 20:12

Tiga Tahun Mangkrak, RSU Dumoga Akhirnya Dibuka Yusra-Don

Berita Terbaru

Bolmong

UAS Disambut Ribuan Jamaah, Bolmong Bidik Investor

Friday, 22 May 2026 - 21:51

Advetorial

Ratusan Siswa Meriahkan O2SN, FLS2N dan GSI Bolmong

Saturday, 16 May 2026 - 10:24

Advetorial

Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa

Wednesday, 13 May 2026 - 20:04