KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Kotamobagu Tahun 2026 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Kamis (30/7/2026).
Sebanyak 36 putra-putri terbaik hasil seleksi dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kota Kotamobagu akan menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil melewati tahapan seleksi yang ketat. Ia menyebut para calon Paskibraka merupakan generasi terbaik yang telah dipercaya mengemban tugas penting bagi daerah dan bangsa.
“Selamat kepada adik-adik yang telah berhasil lolos seleksi. Kalian adalah yang terbaik di antara yang terbaik. Pemerintah memberikan kepercayaan besar di pundak kalian untuk menjalankan tugas yang mulia sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” ujar Weny Gaib.
Ia juga mengungkapkan prestasi membanggakan yang diraih Kota Kotamobagu pada seleksi Paskibraka tahun ini. Dari empat peserta yang dikirim ke tingkat Provinsi Sulawesi Utara, satu orang berhasil lolos hingga tingkat nasional sebagai wakil Provinsi Sulawesi Utara.
“Satu calon Paskibraka kita berhasil menembus tingkat nasional. Sesuai ketentuan, posisi di tingkat provinsi kemudian digantikan sehingga kuota perwakilan Kota Kotamobagu tetap empat orang. Ini adalah pencapaian yang patut kita syukuri bersama,” katanya.
Berdasarkan data panitia, hampir 200 siswa-siswi mendaftar mengikuti seleksi Paskibraka Kota Kotamobagu Tahun 2026. Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 139 peserta mengikuti seleksi tingkat kota dan akhirnya terpilih 36 calon Paskibraka. Dari jumlah tersebut, empat peserta lolos ke tingkat Provinsi Sulawesi Utara, dengan satu orang berhasil melaju hingga tingkat nasional.
Wali Kota menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik, tetapi juga mental yang kuat, disiplin, integritas, dan rasa tanggung jawab. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga kesehatan serta mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh.

Dalam suasana penuh keakraban, Weny Gaib juga melontarkan candaan terkait perubahan penampilan para peserta yang mulai menggelap akibat latihan di bawah terik matahari.
“Ketika mendaftar kulitnya belum seperti sekarang. Sekarang sudah berubah karena latihan di bawah panas matahari. Tapi itu menjadi tanda kedisiplinan dan ketangguhan. Yang laki-laki juga sekarang sudah tampak gagah seperti perwira-perwira muda,” ucapnya yang disambut senyum para peserta dan tamu undangan.
Lebih lanjut, ia memotivasi para calon Paskibraka agar menjadikan pengalaman selama pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai bekal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi, termasuk menjadi taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), maupun profesi lainnya.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan putri Kepala Bagian Umum Setda Kota Kotamobagu yang baru saja dinyatakan lulus Akademi Kepolisian, sementara adiknya kini menjadi salah satu calon Paskibraka Kota Kotamobagu Tahun 2026.
“Ini membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih siapa saja. Kuncinya adalah komitmen, kerja keras, disiplin, dan doa. Tidak ada yang mustahil. Kelak adik-adik bisa menjadi perwira Akpol, Akmil, bahkan menjadi pemimpin daerah,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, unsur TNI-Polri, serta para pembina dan pelatih yang telah berperan dalam mempersiapkan para calon Paskibraka.
Pembukaan Pemusatan Diklat Paskibraka Kota Kotamobagu Tahun 2026 ditandai dengan penyerahan secara simbolis para peserta kepada tim pelatih dan pembina sebagai awal dimulainya rangkaian pendidikan dan pelatihan menuju pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Rony)










