Terendus Oknum Kades Mogoyunggung di Duga Melakukan Pungli Bantuan BSPS Tahun 2024

Sunday, 6 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG,newsline.id  Kasus dugaan pungutan liar (pungli) atau tindak pidana korupsi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diduga melibatkan Kepala Desa Mogoyunggung Kecamatan Dumoga Timur kabupeten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai terendus. Minggu (6/4/2025)

Dari informasi masyarakat program melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan yang dianggarkan sebesar Rp20 juta per rumah, dengan rincian Rp 2,5 juta ongkos tukang dan Rp 17,5 juta untuk belanja material bangunan, dengan modus uang kelancaran untuk bisa menerima program diduga dipungli Rp. 1.000.000 rupiah kepada per- Keluarga penerima manfaat dalam agenda rapat.

 Hal ini pun dibeberkan oleh beberapa penerima manfaat program BSPS yang kecewa terkait dengan pemungutan uang tersebut yang menambah beban para penerima manfaat program.

 “Permintaan uang itu melalui rapat penerima manfaat program, bahwa uang tersebut akan diberikan kepada team pengelola program”,ucap salah satu penerima yang engan disebutkan namanya.

Padahal dalam juklak sebagai acuan pelaksanaan program tersebut dilarang melakukan praktek pungli dari masyarakat penerima bantuan bedah rumah tersebut, namun anehnya di Desa Mogoyungung malah malah melakukan pungutan bahkan dengan nominal yang cukup besar.

“Adapuni yang menjadi eksekutor untuk mengumpulkan uang tersebut adalah Sekretaris Desa (Sekdes) Mogoyungung, dan ada beberapa juga yang langsung menyetor ke Sangadi”,ungkap masyarakat yang meminta namanya tidak dipublish.

Sementara itu, Sangadi Mogoyungung Dina Tumbelaka pada saat dikonfirmasi via WhatsApp membantah tudingan adanya pungutan liar tersebut.

 “Terkait dengan isu pungli silahkan boleh cek ke penerima manfaat program, apakah kita secara pribadi pernah minta-minta doi untuk kepentingan pribadi”,ucap Dina

 Terakhir dina menyampaikan alangkah baiknya torang langsung turun lapangan dan kroscek ke penerima apakah sangadi pernah minta-minta uang kepada penerima manfaat program BSPS.

Berita Terkait

Jalan Buntalo Mulai Diperbaiki, Harapan Petani Kembali Tumbuh
Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa
Tiga Tahun Mangkrak, RSU Dumoga Akhirnya Dibuka Yusra-Don
Yusra Temui Kejati Sulut, Bahas Keluhan Penambang di Bolmong
Yusra Turun Gunung Bedah Krisis Pertanian Bolmong
Bupati Sitaro Jadi Tersangka Korupsi Dana Bencana
Bupati Yusra Turun Langsung, Petani Bolmong Dapat Solusi Nyata
Pemkab Bolmong Matangkan Penegasan Batas Desa

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 21:29

Jalan Buntalo Mulai Diperbaiki, Harapan Petani Kembali Tumbuh

Wednesday, 13 May 2026 - 20:04

Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa

Monday, 11 May 2026 - 20:12

Tiga Tahun Mangkrak, RSU Dumoga Akhirnya Dibuka Yusra-Don

Friday, 8 May 2026 - 11:11

Yusra Temui Kejati Sulut, Bahas Keluhan Penambang di Bolmong

Thursday, 7 May 2026 - 18:33

Yusra Turun Gunung Bedah Krisis Pertanian Bolmong

Berita Terbaru

Advetorial

Wabup Dony Lumenta Dorong Edukasi Kelistrikan Hingga ke Desa

Wednesday, 13 May 2026 - 20:04

Advetorial

Tiga Tahun Mangkrak, RSU Dumoga Akhirnya Dibuka Yusra-Don

Monday, 11 May 2026 - 20:12

Bolmong Utara

DPP PDIP Putuskan Dewi Mondo Pimpin DPRD Boltara

Saturday, 9 May 2026 - 17:04