KOTAMOBAGU – Lautan manusia memadati lokasi Tabligh Akbar yang menghadirkan pendakwah kondang Abdul Somad di Kota Kotamobagu, Sabtu (23/5/2026). Ribuan umat Muslim dari berbagai wilayah hadir sejak pagi untuk mengikuti agenda keagamaan yang berlangsung penuh khidmat dan sarat pesan persatuan.
Antusiasme jamaah terlihat sejak awal kegiatan. Kehadiran UAS menjadi magnet tersendiri yang menarik masyarakat dari berbagai kalangan untuk mengikuti tausiyah dan doa bersama dalam suasana religius yang penuh kebersamaan.
Acara dibuka langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, yang mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah.
Dalam sambutannya, Weny menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan berskala besar tersebut dan menyambut kedatangan UAS dengan ungkapan adat sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang hadir di daerah itu.
Menurut Weny, Tabligh Akbar bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, memperdalam pemahaman agama, serta membangun keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Di tengah perubahan sosial yang semakin cepat, Weny menilai penguatan moral dan spiritual menjadi kebutuhan penting agar masyarakat tetap memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Ia berharap pesan-pesan yang disampaikan UAS mampu memberikan inspirasi dan membawa dampak positif, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam hubungan sosial kemasyarakatan.
Selain menyoroti pentingnya pembinaan keagamaan, Weny juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas moral, solidaritas sosial, dan kehidupan keagamaan masyarakatnya.
Kehadiran ribuan jamaah dalam Tabligh Akbar tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat religius masyarakat Kotamobagu. Suasana semakin khusyuk saat kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan daerah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap nilai-nilai keagamaan terus tumbuh dan menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan berdaya saing di tengah perkembangan zaman.(**)










