Pemkot Kotamobagu Tetapkan Tiga Tersangka Tipiring Pelanggaran Peredaran Minuman Beralkohol

Friday, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU,newsline.id — Tim Terpadu Pemerintah Kota Kotamobagu menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring) terkait pelanggaran Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol. Penetapan ini merupakan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Satpol PP bersama unsur TNI, Polri, POM, Kejaksaan, Disperindag, dan Satpol PP.

Kasat Pol-PP Sahaya Mokoginta menjelaskan bahwa penetapan tersangka merupakan tindak lanjut dari rangkaian operasi penertiban dan penyidikan lapangan yang dilaksanakan oleh Tim Terpadu. Dalam operasi tersebut ditemukan berbagai barang bukti berupa minuman beralkohol yang dijual tanpa izin resmi dan tidak sesuai ketentuan peraturan daerah.

“Sudah ditetapkan tiga orang tersangka, dan saat ini tinggal menunggu proses hukum selanjutnya,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Adapun tiga tersangka tersebut masing-masing berinisial:

  1. JG – pemilik usaha CV Toko Tita,

  2. JG – pemilik kios kelontongan,

  3. TJ – pemilik Toko Bukit Karya.

Berdasarkan hasil gelar perkara, ketiganya dinilai memenuhi unsur pelanggaran secara prima facie karena terbukti melakukan kegiatan menjual, menyimpan, dan mengedarkan minuman beralkohol tanpa izin resmi sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 2 Tahun 2010.

Selanjutnya, berkas hasil penyidikan akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kotamobagu untuk diproses dalam persidangan Tipiring sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen untuk menegakkan peraturan daerah secara konsisten, menjaga ketertiban umum, serta melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran minuman beralkohol yang tidak terkontrol.(*)

Berita Terkait

Dampingi RYL di Polres Kotamobagu, Kuasa Hukum Tegaskan Punya Bukti Dugaan Pencemaran Nama Baik
Bantah Klaim CIE ISTY soal Pinjaman, RYL Ungkap Bunga Rp900 Ribu per 10 Hari
PETI Nuntap Kembali Beroperasi, Parindo Tantang Kapolres Bolmong: Sita Ekskavator dan Usut Investor!
Solar Langka di Kotamobagu, Parindo Tantang Kapolres Bongkar Dugaan Mafia BBM Subsidi
Foto Telanjang ASN Kotamobagu Diduga Disebar gegara Utang, Polres Turun Tangan
Diduga Cemburu Lihat Percakapan WhatsApp, Perempuan di Kotamobagu Laporkan Pria ke Polisi
Pemkot Kotamobagu dan Pemkab Bolmong Sepakati Damai, Warga Upai-Poopo Diminta Hentikan Bentrok
12,2 Ribu Komentar, Insiden NAP FC Umi Dedeng Jadi Sorotan Warganet

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 12:31

Dampingi RYL di Polres Kotamobagu, Kuasa Hukum Tegaskan Punya Bukti Dugaan Pencemaran Nama Baik

Thursday, 15 October 2026 - 23:06

Bantah Klaim CIE ISTY soal Pinjaman, RYL Ungkap Bunga Rp900 Ribu per 10 Hari

Wednesday, 14 October 2026 - 14:32

PETI Nuntap Kembali Beroperasi, Parindo Tantang Kapolres Bolmong: Sita Ekskavator dan Usut Investor!

Tuesday, 13 October 2026 - 15:41

Solar Langka di Kotamobagu, Parindo Tantang Kapolres Bongkar Dugaan Mafia BBM Subsidi

Monday, 12 October 2026 - 21:11

Foto Telanjang ASN Kotamobagu Diduga Disebar gegara Utang, Polres Turun Tangan

Berita Terbaru