KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Sumber Daya Air (SDA) mulai mengerjakan pembangunan drainase baru di kawasan Jalan Kartini.
Pembangunan tersebut dilakukan untuk mengatasi persoalan saluran air yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Saluran yang tersumbat tumpukan kotoran kerap menyebabkan air meluap saat hujan deras hingga menggenangi badan jalan dan area pertokoan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Kotamobagu mengalokasikan anggaran sebesar Rp491.190.797 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kotamobagu. Pekerjaan tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Weny Gaib, Sp.M dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., Pemkot Kotamobagu terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang SDA, Wina Wirawan Mala, S.T., mengatakan pekerjaan saat ini masih berada pada tahap awal.
“Pekerjaan baru memasuki tahap pelaksanaan galian untuk pemasangan pondasi, progresnya baru 0,51 persen,” ujar Mala saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2026).
Ia memastikan pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pekerjaan agar pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Di samping optimalisasi aliran air, dari segi keselamatan warga juga harus diperhatikan dengan pemasangan plat decker. Jadi tidak hanya air lancar, warga yang melintas juga aman,” tuturnya.
Dengan pembangunan drainase baru tersebut, Pemkot Kotamobagu berharap persoalan genangan di kawasan Jalan Kartini dapat teratasi sehingga aktivitas masyarakat dan pelaku usaha dapat berlangsung lebih nyaman, khususnya saat hujan deras.(Rony)










