KOTAMOBAGU – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-10 Tingkat Kota Kotamobagu Tahun 2026 resmi dimulai. Ribuan pasang mata tertuju ke Lapangan Olahraga Aruman, Kelurahan Motoboi Kecil, Selasa malam (19/5/2026), saat Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, membuka secara resmi ajang keagamaan terbesar tersebut.
Di tengah semarak pembukaan yang dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, dan peserta dari empat kecamatan, Weny menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi wadah untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Weny dalam sambutannya.
Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Karena itu, MTQ dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi Qurani yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Weny berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Kotamobagu di tingkat Provinsi Sulawesi Utara hingga nasional.
Selain menjadi arena pencarian bibit unggul, MTQ juga dipandang sebagai momentum memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berakhlak.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh agama, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-10.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat yang memiliki komitmen sama dalam memperkuat kehidupan religius di Kotamobagu.
Pembukaan MTQ turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Tasjrifin Muljana Abdul Halim, Kepala Kementerian Agama Kota Kotamobagu Jamaluddin Lamato, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta para peserta dan kafilah dari seluruh kecamatan.
Dengan resmi dibukanya MTQ ke-10 Tingkat Kota Kotamobagu, pemerintah berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang religius, harmonis, dan berdaya saing.(Roni)










