KOTAMOBAGU — Produk budaya dan kain motif khas Kota Kotamobagu mencuri perhatian dalam ajang Kartini Indo Feest 2026 yang digelar di Groningen, Belanda. Pada kegiatan internasional tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu, Rindah Gaib Mokoginta, menerima penghargaan dari panitia penyelenggara atas kontribusi dan dukungannya menyukseskan event budaya itu.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif TP-PKK Kota Kotamobagu dalam mempromosikan budaya daerah pada peringatan Hari Kartini di Belanda.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Kotamobagu, Siti Rafiqah Bora, mengatakan keikutsertaan Kotamobagu dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari promosi budaya lokal ke tingkat internasional.
“Keikutsertaan Kota Kotamobagu pada Kartini Indo Feest 2026 yang dilaksanakan di Groningen, Belanda, adalah upaya untuk mempromosikan budaya maupun hasil karya berupa kain motif khas Kotamobagu, dan Alhamdulillah mendapat respon yang sangat baik di sana,” ujar Siti Rafiqah Bora.
Dalam event tersebut, Kotamobagu menampilkan berbagai identitas budaya khas Mongondow, mulai dari pakaian adat Salu’ dan Baniang, perlengkapan Tari Kabela beserta Kabela, hingga kain motif khas Kotamobagu hasil karya Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu.
Penampilan budaya tersebut mendapat sambutan positif dari peserta dan pengunjung internasional karena dinilai menghadirkan kekayaan tradisi lokal yang unik dan bernilai budaya tinggi.
Menurut Siti, penghargaan yang diterima Rindah Gaib Mokoginta menjadi bukti bahwa karya dan budaya daerah mampu mendapat apresiasi di panggung internasional.
Momentum itu juga diharapkan membuka peluang lebih besar bagi promosi budaya Kotamobagu melalui event internasional serupa di masa mendatang.(RB)










