Aset Daerah Jadi Sorotan, Bupati Yusra Perkuat Tata Kelola Keuangan Bolmong

Tuesday, 23 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi menegaskan pentingnya penertiban pengelolaan keuangan dan Barang Milik Daerah (BMD) sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan memiliki kepastian hukum.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Forum Group Discussion (FGD) bertema “Menuju Tertib Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah” yang digelar Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Badan Keuangan Daerah bersama Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Sutan Raja Hotel Kotamobagu, Selasa (13/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Yusra menyoroti masih adanya tantangan dalam pengelolaan aset daerah, terutama terkait pendataan, administrasi, hingga legalitas sejumlah aset yang belum tertib.

Menurutnya, aset daerah merupakan tanggung jawab pemerintah yang harus dijaga karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Kerja sama dengan Kejaksaan sangat penting untuk memastikan tertib administrasi sekaligus memberikan kepastian serta keamanan hukum bagi aset-aset daerah,” ujar Yusra.

Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap aset berupa tanah yang belum memiliki sertifikat. Ia mengingatkan agar seluruh perangkat daerah segera memperkuat dokumentasi dan administrasi aset guna mencegah potensi sengketa maupun penyalahgunaan di kemudian hari.

Selain itu, Yusra meminta setiap jajaran memperhatikan kelengkapan dokumen saat terjadi pergantian pejabat maupun proses serah terima jabatan agar tidak menimbulkan persoalan administratif.

Sementara itu, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Andika Esra Awoah, mengatakan pengelolaan aset daerah menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Pengelolaan aset daerah kerap bersinggungan dengan masalah hukum dan membutuhkan pemahaman regulasi yang baik. Kejaksaan siap menjadi mitra strategis dalam pendampingan hukum dan mediasi,” jelas Andika.

FGD tersebut diikuti jajaran pimpinan 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, termasuk Inspektorat Daerah, kepala dinas, kepala badan, Direktur RSUD Datoe Binangkang, Sekretaris Dewan, kepala bagian, bendahara pengeluaran, serta pengurus barang masing-masing instansi.

Melalui forum ini, Pemkab Bolaang Mongondow dan Kejaksaan Negeri Kotamobagu berharap lahir langkah konkret untuk memperkuat pengelolaan keuangan dan aset daerah agar semakin tertib, aman, dan bebas dari persoalan hukum.(Advetorial)

Berita Terkait

Dony Lumenta Desak Pemerataan Internet, Perjuangkan Dukungan UMKM Bolmong ke BI
Konflik Tonom–Ibolian, Bupati Bolmong Pimpin Rapat Penanganan Kamtibmas
Bupati Yusra Resmikan Wisata Mariri Baru, Pemkab Bolmong Siapkan Dukungan Mulai 2027
Sekda Bolmong Hadiri Dua Tahun Gerak Nyata Pendidikan, Dukung Peningkatan Mutu Sekolah
Sekretaris Golkar Sulut ADM Temui Kader Dumoga Raya, Perkuat Soliditas dan Konsolidasi Partai
ADM Turun Gunung di Dumoga Raya, Golkar Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
PETI Nuntap Kembali Beroperasi, Parindo Tantang Kapolres Bolmong: Sita Ekskavator dan Usut Investor!
Parindo Potabuga Sentil Politisasi Kasus Nayodo, Nama Yasti Jangan Digiring Sebelum Hukum Bicara

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 18:01

Dony Lumenta Desak Pemerataan Internet, Perjuangkan Dukungan UMKM Bolmong ke BI

Tuesday, 20 October 2026 - 17:50

Konflik Tonom–Ibolian, Bupati Bolmong Pimpin Rapat Penanganan Kamtibmas

Tuesday, 20 October 2026 - 17:43

Bupati Yusra Resmikan Wisata Mariri Baru, Pemkab Bolmong Siapkan Dukungan Mulai 2027

Monday, 19 October 2026 - 19:10

Sekda Bolmong Hadiri Dua Tahun Gerak Nyata Pendidikan, Dukung Peningkatan Mutu Sekolah

Saturday, 17 October 2026 - 22:22

ADM Turun Gunung di Dumoga Raya, Golkar Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru