BOLMONG,Newsline.id — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Dumoga menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan bagi para korban banjir yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Siau, Kota Manado, dan Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Terminal Desa Doloduo, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow, sebagai wujud solidaritas dan empati para siswa terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana alam.

Aksi peduli kemanusiaan ini dimulai sejak dini hari, Selasa, 13 Januari 2026, melalui kolaborasi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bersama pihak sekolah yang dipimpin langsung Kepala SMAN 2 Dumoga, I Komang Arya P.
Dalam keterangannya kepada awak media, I Komang Arya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir bandang.
“Penggalangan dana ini merupakan hasil kesepakatan bersama, sebagai wujud solidaritas kami terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir di Sitaro, Manado, dan Minahasa,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kegiatan pengumpulan dana direncanakan berlangsung selama tiga hari ke depan dengan melibatkan pengurus OSIS dan sebagian siswa, serta berada di bawah pengawasan para guru.
“Kegiatan ini ditargetkan berjalan selama tiga hari, dimulai hari ini, dengan melibatkan pengurus OSIS dan siswa, serta diawasi langsung oleh guru-guru,” jelasnya.
Menurutnya, aksi kemanusiaan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari imbauan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan secara serentak oleh satuan pendidikan di seluruh wilayah Sulut.
“Selain berdasarkan imbauan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, kegiatan ini juga lahir dari inisiatif adik-adik OSIS sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para korban bencana,” tambahnya.

Di akhir wawancara, I Komang Arya berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat terdampak. Ia menambahkan, seluruh hasil penggalangan dana nantinya akan diserahkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara untuk selanjutnya disalurkan kepada para korban banjir di wilayah terdampak.(Rony)










