KOTAMOBAGU — Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari persiapan penerapan manajemen talenta ASN mulai Januari 2026.
Mokoginta menyampaikan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks, di mana masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, transparan, inovatif, dan responsif. Oleh karena itu, pejabat JPT Pratama diharapkan mampu menjadi pemimpin perubahan — bukan hanya pelaksana administratif biasa.
Menurut dia, pejabat tinggi tersebut harus mampu menggerakkan organisasi, menjalin sinergi lintas sektor, serta menghadirkan solusi nyata bagi persoalan pembangunan daerah. Kompetensi kepemimpinan yang kuat sangat penting agar kebijakan bisa diwujudkan menjadi program yang benar-benar berdampak bagi warga.
Lebih jauh, Mokoginta menegaskan bahwa ujian kompetensi ini bukan sekadar proses seleksi, melainkan bagian dari pembinaan karier ASN. Hasil uji kompetensi akan menjadi dasar utama untuk mutasi, rotasi, dan promosi pejabat, sehingga penempatan jabatan menjadi lebih objektif dan sesuai kemampuan.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai integritas, kejujuran, dan profesionalisme selama mengikuti tahapan uji kompetensi.(**)










