Kualitas Air Sungai Dumoga Menurun, Pemkab Bolmong Perkuat Pengawasan dan Pengelolaan Lingkungan

Friday, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) merilis hasil pemantauan Indeks Kualitas Air (IKA) Sungai Dumoga selama periode 2021–2024. Laporan ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat langkah perlindungan lingkungan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Dumoga.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Bolmong, Deasy Makalalag, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan pada tiga segmen utama—hulu, tengah, dan hilir—yang mewakili karakter wilayah berbeda berdasarkan aktivitas masyarakat dan kegiatan usaha di sekitar sungai.

“Pemantauan kami dilakukan secara berkala untuk memastikan kualitas air tetap terukur dan menjadi dasar evaluasi kebijakan,” ujarnya.

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah parameter pencemaran masih berada di atas baku mutu, terutama Fecal Coliform, Total Coliform, dan TSS. Kondisi ini dipicu oleh pembuangan limbah domestik, aktivitas peternakan, hingga kegiatan pertambangan di sepanjang aliran sungai.

Pada beberapa tahun, nilai BOD dan sianida (CN) juga tercatat melampaui standar, sementara kadar merkuri (Hg) masih berada di bawah ambang batas. Meski demikian, parameter merkuri tetap menjadi perhatian karena berkaitan dengan aktivitas penambangan emas di beberapa titik.

DLH Bolmong juga menyampaikan bahwa pemetaan fungsional DAS Dumoga serta penetapan wilayah sungai strategis merupakan upaya memastikan tata kelola sumber daya air berjalan sesuai ketentuan nasional. Sungai Dumoga sendiri berada di wilayah Dumoga–Sangkub yang melintasi dua provinsi, sehingga membutuhkan koordinasi lintas daerah.

Pemkab Bolmong menegaskan komitmen melaksanakan perlindungan dan pengelolaan mutu air sesuai ketentuan perundang-undangan. Langkah ini mencakup pengawasan aktivitas usaha, edukasi masyarakat, hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti mencemari lingkungan.

“Menjaga kualitas air bukan hanya tugas pemerintah. Peran masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas lingkungan sangat dibutuhkan agar upaya ini berjalan efektif,” kata Deasy.

Ia berharap pemaparan kondisi kualitas air Sungai Dumoga dapat menjadi dasar penguatan kebijakan dan perencanaan lingkungan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem serta ketahanan sumber daya air di daerah.(**)

Berita Terkait

Bupati Yusra Alhabsyi Apresiasi Bantuan Pemkab Boltara untuk Korban Banjir Bolaang
Bupati Yusra Alhabsyi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Bolmong
BLK Pertama Bolmong Resmi Beroperasi, Yusra-Dony Siapkan SDM Unggul
GP Ansor Dumoga Bersatu Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Kecamatan Bolaang
Yusra Alhabsyi Apresiasi Bantuan Pemkab Boltim untuk Korban Banjir Bolaang
Ansor Banser Dumoga Turun, Korban Banjir Bolmong Dibantu
Yusra Turun Langsung Saat Banjir Lumpuhkan Tiga Desa
Banjir Bandang Hantam Bolmong, Tiga Desa Lumpuh

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 09:43

Bupati Yusra Alhabsyi Apresiasi Bantuan Pemkab Boltara untuk Korban Banjir Bolaang

Monday, 1 June 2026 - 19:00

Bupati Yusra Alhabsyi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Bolmong

Monday, 1 June 2026 - 18:20

BLK Pertama Bolmong Resmi Beroperasi, Yusra-Dony Siapkan SDM Unggul

Sunday, 31 May 2026 - 20:02

GP Ansor Dumoga Bersatu Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Kecamatan Bolaang

Friday, 29 May 2026 - 11:01

Ansor Banser Dumoga Turun, Korban Banjir Bolmong Dibantu

Berita Terbaru