BOLMONG — Gerakan Menanam Kebun Agri Park yang dibina Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara terus digalakkan sebagai langkah konkret mendukung pembangunan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aktivitas tanam, tetapi diarahkan membangun ekosistem pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan bernilai edukatif.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., dengan lokasi terpusat di kawasan hutan Kecamatan Dumoga dan Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow. Hadir pula Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Bupati Bolaang Mongondow Selatan Iskandar Kamaru, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Saptono, S.H., jajaran pejabat Kejati Sulut, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Bolmong.
Dalam sambutannya, Jacob Hendrik Pattipeilohy menegaskan bahwa Gerakan Menanam Kebun Agri Park merupakan dukungan nyata Kejaksaan terhadap agenda strategis nasional di bidang pangan. “Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan negara. Kejaksaan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, khususnya di sektor pertanian,” ujarnya.Jumat (06/02/2026)
Ia menambahkan, optimalisasi lahan produktif melalui kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memberi dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat desa. Dalam kegiatan itu, Kajati Sulut turut didampingi Asisten Pembina, Asisten Pidana Militer, Asisten Intelijen, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu.
Kebun Agri Park dirancang sebagai ruang hijau multifungsi yang memadukan pertanian, pembelajaran, dan pemberdayaan ekonomi. Masyarakat diajak mengenal praktik pertanian yang baik, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga pemanfaatan hasil panen. Agri Park juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin peduli dan tertarik pada sektor pertanian sebagai pilar pembangunan daerah.
Peran aktif IAD dalam pembinaan Kebun Agri Park mencerminkan komitmen organisasi tersebut dalam mendorong program sosial kemasyarakatan yang berdampak langsung. Melalui pendekatan humanis dan berkelanjutan, IAD berupaya menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, dan optimalisasi potensi lokal.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan ini sebagai wujud sinergi pemerintah daerah dan masyarakat. “Melalui kolaborasi yang terbangun, Kebun Agri Park diharapkan menjadi contoh pengembangan kawasan pertanian berbasis komunitas di wilayah Bolaang Mongondow,” kata Bupati Yusra Alhabsyi.
Keberadaan Agri Park juga diproyeksikan menjadi ruang interaksi sosial dan penguatan nilai gotong royong yang telah mengakar di masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama lintas sektor, Gerakan Menanam Kebun Agri Park diharapkan memberi manfaat nyata dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat citra Bolmong sebagai daerah yang inovatif, peduli lingkungan, dan konsisten mendorong pembangunan berbasis potensi lokal menuju kemandirian dan daya saing daerah..
Reporter: Roni










