MINAHASA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa dan Asosiasi Linmas (ASLINMAS) Kabupaten Minahasa masa bakti 2026–2031.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum penguatan peran organisasi dalam pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesadaran hukum, serta pencegahan potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan.
Prosesi berlangsung dalam nuansa budaya Minahasa melalui penyambutan tari tradisional Kabasaran. Kegiatan ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pimpinan organisasi tingkat provinsi dan kabupaten.
Dalam pengukuhan tersebut, Liony Leontin Mongi, S.H., dipercaya memimpin DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Minahasa. Sementara itu, DPC ASLINMAS Kabupaten Minahasa dipimpin Drs. Lexie S. J. Korengkeng.
Plt. Kajati Sulut dalam arahannya menegaskan, pengukuhan kepengurusan harus diikuti tanggung jawab, integritas, serta kinerja organisasi yang terukur.
Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu membangun konsolidasi internal, menjaga ketertiban administrasi, dan menjalin kemitraan produktif dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap program Jaksa Garda Desa dan Kelurahan (JAGA DESA), yang memiliki peran strategis dalam memperkuat edukasi hukum dan mendorong pencegahan potensi penyimpangan dalam tata kelola pemerintahan desa maupun kelurahan.
Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan koordinasi yang baik, pemahaman terhadap regulasi, serta komitmen bersama untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Srikandi Jaga Desa diharapkan memperluas kontribusi perempuan dalam pemberdayaan masyarakat, penguatan keluarga, dan pembangunan desa. Adapun ASLINMAS didorong meningkatkan kapasitas perlindungan masyarakat serta memperkuat partisipasi warga dalam menjaga ketahanan sosial di lingkungan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kajati Sulut didampingi Asisten Pidana Militer Kolonel Laut (KH) Fredie Alexander Tamara, S.H., M.H.; Kepala Tata Usaha Kusbiantoro, S.H., M.H.; perwakilan Asisten Intelijen Alkaf, S.H., M.H.; serta Kepala Seksi Penerangan Hukum Irvan Bilaleyaleya, S.H.
Hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Rama Eka Darma, S.H., M.H., bersama jajaran; Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Watania, M.M., M.Si., yang mewakili pemerintah daerah; Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Frangky Wolayan, S.E.; serta Kapten Inf. Jefri Ando yang mewakili Dandim 1302/Minahasa.
Unsur organisasi yang turut hadir di antaranya Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara Ir. Stefanus B.A.N. Liow, M.A.P.; Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara Ns. Gresty N. M. Masie, M.Kep., Sp.Kep.MB.; Ketua DPD ASLINMAS Sulawesi Utara Brian Janny Waleleleng, S.H., M.Kn.; serta Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Minahasa Charles Woi bersama jajaran.
Dari sisi penguatan kelembagaan, data per 13 Oktober 2026 mencatat sebanyak 308 anggota ASLINMAS telah terdaftar di Sulawesi Utara. Pendataan tersebut diharapkan menjadi landasan percepatan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, sekaligus mendorong pembaruan informasi secara berkala.
Sementara itu, ABPEDNAS Sulawesi Utara tercatat memiliki 32.778 anggota dan menempati peringkat kedua nasional berdasarkan data pada tanggal yang sama. Jumlah tersebut memperlihatkan besarnya potensi jejaring organisasi dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan desa.
Melalui pengukuhan kepengurusan baru ini, Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Kabupaten Minahasa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program nyata dan berkelanjutan.
Penguatan pemberdayaan masyarakat, edukasi hukum, perlindungan sosial, serta tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan yang transparan dan bertanggung jawab menjadi agenda penting yang perlu diwujudkan oleh kepengurusan masa bakti 2026–2031.(opan)










