BOLMONG, Newsline.id —Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memperkuat komitmen pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lolak, Kamis (8/1). Kesepakatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi bersama Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diwakili Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Sulawesi Utara.
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Ibu Kota Kabupaten Bolmong, Kecamatan Lolak, yang selama ini terus mengalami peningkatan kebutuhan seiring pertumbuhan wilayah dan jumlah penduduk.
Rangkaian kegiatan tersebut turut dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Hibah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) beserta Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang sebelumnya telah dibangun di wilayah Bolmong. Aset SPAM dan IPA tersebut secara resmi dihibahkan oleh BPBPK Sulawesi Utara kepada Pemerintah Kabupaten Bolmong, untuk selanjutnya dikelola oleh Perumda Air Minum Tirta Bukaka.
Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya yang dinilainya sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Dengan pembangunan SPAM Lolak serta hibah aset SPAM dan IPA ini, kami optimistis pelayanan air bersih di Kecamatan Lolak dan sekitarnya akan semakin baik dan berkelanjutan,” ujar Yusra.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bolmong berkomitmen menjaga serta mengoptimalkan seluruh aset yang telah dihibahkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Perumda Air Minum Tirta Bukaka, Rudi Mokoagow, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengelola seluruh aset yang diterima secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kami siap mengoperasikan dan memaksimalkan pemanfaatan SPAM dan IPA ini guna meningkatkan cakupan serta kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Hibah ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus berbenah,” kata Rudi.
Dalam kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatanganan Berita Acara Pinjam Pakai mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter. Armada tersebut diharapkan dapat menunjang pelayanan air bersih, khususnya dalam kondisi darurat maupun wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan.
“Mobil tangki air ini akan kami manfaatkan secara maksimal untuk membantu masyarakat, terutama saat terjadi gangguan distribusi atau kekurangan pasokan air,” tambah Rudi Mokoagow.(**)










