BOLMONG – Kontestasi internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bolaang Mongondow memasuki fase krusial. Enam nama resmi ditetapkan sebagai bakal calon Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB, hasil penjaringan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar Sabtu, 18 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sutanraja, Kotamobagu itu berjalan lancar dengan kehadiran penuh struktur partai. Sebanyak 15 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) bersama jajaran pengurus DPC turut ambil bagian dalam proses yang disebut berlangsung demokratis.
Enam figur yang lolos penjaringan masing-masing adalah Sutarsi Mokodompit, Supandri Damogalad, Amri Modeong, Arman Mamonto, Muliadi Paputungan, dan Rahmat Alhabsyi.
Nama Sutarsi Mokodompit yang saat ini menjabat Ketua DPC PKB Bolmong periode 2021–2026 kembali masuk dalam bursa calon. Kehadirannya dinilai mencerminkan kesinambungan kepemimpinan, sekaligus membuka ruang kompetisi dalam proses regenerasi partai.
Seluruh kandidat dijadwalkan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) pada Senin, 27 April 2026, di Kantor DPW PKB Sulawesi Utara. Tahapan ini akan menjadi penentu sebelum Dewan Pimpinan Pusat menetapkan ketua definitif.
Ketua DPC PKB Bolmong, Sutarsi Mokodompit, menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab berjalan sesuai mekanisme organisasi.
“Pelaksanaan Muscab berlangsung lancar dan dihadiri lengkap oleh 15 DPAC serta pengurus DPC. Dari proses penjaringan, enam nama telah dihasilkan dan siap mengikuti tahapan selanjutnya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen kader untuk menerima hasil keputusan partai.
“Siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai Ketua DPC, kami siap patuh dan memberikan dukungan penuh demi kebesaran partai, khususnya di Bolaang Mongondow,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, sebelumnya menekankan bahwa proses seleksi kepemimpinan dilakukan secara terbuka dan berjenjang. Skema tersebut dirancang untuk memastikan figur terpilih memiliki kapasitas serta komitmen dalam membesarkan partai.
Melalui tahapan UKK, DPP PKB akan menyaring dan menetapkan kandidat terbaik yang dinilai mampu memimpin DPC PKB Bolaang Mongondow ke depan, sekaligus memperkuat konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang.(RB/*)










